Street Food Ini Dapat Dijadikan Untuk Ide Usaha di Indonesia

Street Food Ini Dapat Dijadikan Untuk Ide Usaha di Indonesia

Street Food Ini Dapat Dijadikan Untuk Ide Usaha di Indonesia – Sampai kapan pun bisnis kuliner akan tetap digandrungi oleh banyak orang karena makanan bagian dari kebutuhan pokok manusia. Kuliner tradisional Indonesia adalah semua jenis masakan yang berasal dari berbagai daerah di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia. Agar pembeli tidak bosan, tentu diperlukan inovasi dalam usaha.

Jajanan jalanan atau makanan jalanan adalah makanan atau minuman siap santap yang dijual oleh penjaja jalanan, pedagang asongan, warung, atau kedai di tempat umum, misalnya di tepi jalan umum, pasar, pasar malam, atau pekan raya. Buat kamu yang kepengin membuka usaha kuliner terutama Club388 Indonesia alias jajanan pinggir jalan tapi mentok di ide, 10 street food mancanegara ini mungkin bisa menginspirasimu. Yuk, intip satu per satu!

1. Poutine
Jarang Ada di Indonesia, 10 Street Food Ini Dapat Dijadikan Ide Usaha

Poutine merupakan street food asal Kanada berbahan dasar dari kentang. Jajanan ini tak lain adalah sejenis french fries dengan ciri khas taburan keju parut serta kucuran poutine gravy.

Biar gak melulu dicolekkan ke saus atau diberi taburan bumbu bubuk, poutine bisa jadi ladang usaha kentang goreng dengan cita rasa yang berbeda.

2. Zapiekanka
Jarang Ada di Indonesia, 10 Street Food Ini Dapat Dijadikan Ide Usaha

Zapiekanka bisa dibilang pizza-nya orang Polandia. Bukan berbentuk lingkaran, bahan utama zapiekanka adalah roti baguette yang dibelah menjadi dua bagian. Usai dibelah, bagian dasar roti diberi topping kemudian dipanggang.

Topping dari zapiekanka umumnya adalah jamur, bawang bombai, dan keju parut. Seiring berkembangnya zaman, topping zapiekanka beragam. Kamu sendiri dapat berkreasi dengan topping apa pun, asalkan jangan melupakan keju yang jadi ciri khasnya.

3. Gordita
Jarang Ada di Indonesia, 10 Street Food Ini Dapat Dijadikan Ide Usaha

Bila di Korea Selatan ada hotteok, Meksiko punya gordita. Keduanya sama yaituk pancake yang mempunyai kantung pada bagian tengahnya dan diisi dengan isian lezat yang menggiurkan lidah.

Bedanya, hotteok umumnya memiliki isian dengan rasa manis. Gordita bercita rasa gurih karena di dalamnya diisi dengan daging cincang berbumbu, irisan sayuran, serta keju.

4. Kumpir
Jarang Ada di Indonesia, 10 Street Food Ini Dapat Dijadikan Ide Usaha

Bermodal kentang yang berukuran besar, kamu bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari berjualan kumpir. Street food ini berasal dari Turki dan menjadi makanan kegemaran masyarakat sana ketika cuaca sedang dingin.

Kentang utuh nantinya dikukus menggunakan alumunium foil. Setelah itu dibelah menjadi dua bagian tanpa terputus. Bagian tengahnya diisi dengan tumis daging cincang dan jagung. Lalu, diberi kucuran mayones dan saus supaya rasanya makin nendang.

5. Brik
Jarang Ada di Indonesia, 10 Street Food Ini Dapat Dijadikan Ide Usaha

Sekilas, brik serupa dengan martabak telur khas Indonesia karena sama-sama memiliki kulit luar bertekstur renyah. Kulit luar brik menggunakan phyllo, sejenis adonan pastri yang populer di Timur Tengah.

Street food asal Tunisia ini disajikan bersama telur, daging cincang, dan keju yang dilipat segitiga kemudian digoreng hingga warnanya berubah cokelat keemasan.

6. Taiwanese popcorn chicken
Jarang Ada di Indonesia, 10 Street Food Ini Dapat Dijadikan Ide Usaha

Di Indonesia, daging ayam umumnya berlabuh menjadi lauk pendamping nasi. Tapi tak ada salahnya menjajakan ayam sebagai camilan yang bikin lidah lupa diri. Seperti namanya, taiwanese popcorn chicken berasal dari Taiwan.

Street food ini menyuguhkan daging ayam berukuran mini yang digoreng tepung. Ketika sudah matang, popcorn chicken dapat disajikan dengan taburan bumbu pedas gurih atau saus, kemudian dikemas pada cangkir plastik atau kotak makanan.

7. Esquites
Jarang Ada di Indonesia, 10 Street Food Ini Dapat Dijadikan Ide Usaha

Selain gordita, ada lagi nih street food dari Meksiko yang bisa dijadikan inspirasi usaha kuliner. Bila di Indonesia, esquites serupa dengan jasuke (jagung susu keju). Tapi, esquites dihadirkan dalam beragam rasa yang berbeda sehingga pembeli dapat memilih sesuai selera.

Menariknya, dahulu esquites ditempatkan pada kulit jagung. Terbatasnya jumlah kulit jagung, pedagang esquites mengubahnya menjadi cangkir plastik.

8. Suya
Jarang Ada di Indonesia, 10 Street Food Ini Dapat Dijadikan Ide Usaha

Suya sejenis sate yang terbuat dari daging sapi atau ayam yang diiris tipis. Jajanan asal Nigeria, ini identik dengan taburan bubuk kacang yang dicampur dengan bubuk cabai sehingga menghasilkan cita rasa gurih dan pedas.

9. Cereal prawn
Jarang Ada di Indonesia, 10 Street Food Ini Dapat Dijadikan Ide Usaha

Cereal prawn merupakan street food yang populer di negara tetangga kita, Singapura. Sesuai namanya, cereal prawn berbahan dasar dari udang segar yang digoreng bersama bumbu. Saat udang telah matang, dipanggang bersama taburan sereal sehingga warnanya berubah kecokelatan.

10. Put chai ko
Jarang Ada di Indonesia, 10 Street Food Ini Dapat Dijadikan Ide Usaha

Jajanan jalan asal Hong Kong, ini sejenis puding yang pada bagian tengahnya dibubuhi dengan kacang merah. Supaya menarik perhatian dan memudahkan menyantapnya, pedagang di sana mengkreasikan put chai ko dengan tongkat kayu yang menyerupai lidi.

Dari sepuluh street food yang jarang ada di Indonesia tadi, tertarik menjual yang mana? Tulis jawaban kamu di kolom komentar beserta alasannya, ya.