Sajian Khas Guizhou yang Buat Kamu Gak Bisa Berhenti Makan

Sajian Khas Guizhou yang Buat Kamu Gak Bisa Berhenti Makan

Sajian Khas Guizhou yang Buat Kamu Gak Bisa Berhenti Makan – Guizhou ialah provinsi di RRT terletak di bagian barat daya negeri ini. Ibu kota provinsinya ialah Guiyang. Guizhou banyak dikenal orang-orang Tiong Hoa selama ribuan tahun namun tidak sampai masa Dinasti Ming yang berada di bawah dominasi Cina selama masih menjadi provinsi. Ini mendorong migrasi besar-besaran dari Sichuan, Hunan dan provinsi sekitarnya ke Guizhou.

Banyaknya pemberontakan oleh penduduk Miao  sebagai penduduk asli terjadi sepanjang Dinasti Qing. Konon, di mana dinasti Qing dynasty tiap 30 tahun akan ada pemberontakan kecil dan tiap 60 tahun akan ada pemberontakan besar. Semua pemberontakan itu bisa dipadamkan kekaisaran. Guizhou menjadi salah satu provinsi di China barat daya yang memiliki keindahan alam menakjubkan.

Wilayah ini dihuni oleh banyak etnis minoritas dengan budaya berbeda, termasuk cita rasa makanannya. Kalau masakan Sichuan dikenal dengan Deposit Togel via Aplikasi OVO rasa pedasnya, berbeda dengan hidangan Guizhou yang pedas dan asam. Sebagian besar rasa pedas pada masakan Guizhou berasal dari cabai ciba. Sedangkan makanan asam sering kali berupa acar sayuran, seperti lobak dan kubis.

1. Ayam pedas guizhou
7 Hidangan Khas Guizhou, Lezatnya Menggoyang Lidah

Ayam pedas Guizhou kerap disamakan dengan ayam pedas Chongqing. Keduanya memiliki perbedaan tekstur maupun rasa. Kalau kamu pernah merasakan keduanya, cukup mudah untuk menemukan perbedaanya.

Meski keduanya sama-sama pedas, ayam pedas Guizhou lebih lembut dibandingkan versi Chongqing yang renyah.

Ayam pedas Guizhou menggunakan cabai huaxi dan paprika zamba yang khas. Meski baunya cukup kuat, tapi tidak sepedas versi Sichuan maupun Chongqing.

2. Si wa wa
7 Hidangan Khas Guizhou, Lezatnya Menggoyang Lidah

Si wa wa atau yang dikenal sebagai lumpia vegetarian merupakan jajanan tradisional setempat. Sesuai dengan namanya, isian si wa wa berupa aneka irisan sayuran.

Beberapa sayuran yang kerap digunakan, yakni lobak, mentimun, dan selada. Selain jenis sayuran yang beragam, cara membungkus dan sausnya pun banyak pilihan.

Bisa dibukus seperti lumpia, berbentuk segitiga atau bahkan semacam kebab. Sedangkan sausnya cukup encer, lebih mirip dengan kuah sup. Rasanya ada yang asam hingga pedas.

3. Mie daging domba zunyi
7 Hidangan Khas Guizhou, Lezatnya Menggoyang Lidah

Bicara soal hidangan khas China memang tidak terlepas dari mie. Kalau kamu kerap menemuni mie yang disajikan dengan daging ayam atau sapi, kali ini ada daging domba.

Hidangan ini biasa disajikan saat musim dingin, tentu memanfaatkan kuahnya yang hangat dan rasanya yang pedas. Salah satu keistimewaan dari mie domba Zunyi yakni menggunakan daging yang masih segar.

Sedangkan domba pada umumnya berasal dari daerah timur laut Guizhou sehingga dagingnya empuk, tidak berbau, serta tidak berminyak.

4. Mie daging sapi huaxi
7 Hidangan Khas Guizhou, Lezatnya Menggoyang Lidah

Mie daging sapi Huaxi bukan sekedar mie yang disajikan dengan daging sapi. Ada beberapa jenis berbeda yang bisa kamu nikmati. Mulai kuah kuning, ada pula yang yang ditambahkan acar lada, dan daging sapi kuning. Sekilas seperti udon khas Jepang, tapi daging sapi dan mienya lembut. Ditambah dengan kuah kental dan acar sayuran yang menggugah selera. Kalau mau rasa pedas, bisa menambahkan cabai dan lada pada kuahnya.

5. Mie changwang
7 Hidangan Khas Guizhou, Lezatnya Menggoyang Lidah

Masih dengan varian mie, kali ini ada mie changwang. Ini merupakan mie yang memiliki aroma, rasa, dan warna unik. Mienya renyah, kuahnya berwarna merah tapi tidak pedas. Kalau olahan mie sebelumnya menggunakan daging, mie changwang menggunakan usus besar babi. Selain usus, ditambahkan pula darah babi dan ditaburi daun bawang.

6. Sup ikan asam kaili
7 Hidangan Khas Guizhou, Lezatnya Menggoyang Lidah

Kalau sebelumnya bercita rasa pedas, kali ini ada sup ikan asam kaili. Ikan yang digunakan biasanya ikan mas lokal dan ikan lele. Sedangkan sup asam terbuat dari sup beras fermentasi, saus tomat, biji jahe kayu, dan acar.

Meski didominasi rasa asam, namun dalam pembuatannya tetap menggunakan cabai. Selain menambah cita rasa, juga untuk memberikan warna merah pada kuahnya. Tidak lupa ditambah sayuran dan tahu.

7. Beras ketan lima warna
7 Hidangan Khas Guizhou, Lezatnya Menggoyang Lidah

Satu lagi nih hidangan khas Guizhou yang sayang untuk dilewatkan. Ada beras ketan lima warna menjadi simbol keberuntungan dan panen melimpah bagi orang Zhuang dan Miao.

Hidangan satu ini kerap disajikan pada beragam festival, termasuk Festival Dragon Boat. Hidangan ini juga digunakan sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur dan menjamu tamu. Sedangkan pewarna yang digunakan menggunakan pewarna makanan alami, seperti daun maple.

Guizhou ialah provinsi yang relatif miskin dan tak berkembang. Memiliki ekonomi yang sederhana dibandingkan dengan provinsi pesisir. PDB nominalnya pada 2004 ialah 159,2 miliar yuan (19,75 miliar dolar AS). Per kapitanya 3568 RMB (470 USD) ialah yang terkecil di seluruh Republik Rakyat Tiongkok.