Deretan Kuliner Khas Zambia yang Populer Dalam Jamuan Makan

Deretan Kuliner Khas Zambia yang Populer Dalam Jamuan Makan

Deretan Kuliner Khas Zambia yang Populer Dalam Jamuan Makan – Masakan Zambia sangat berpusat di sekitar nshima, yaitu makanan yang diolah dari putih tumbuk jagung. Nshima adalah bagian dari hampir setiap Zambia makan.

Selain nshima, masakan Zambia mencakup berbagai jenis rebus, matang Sayuran dan berbagai jenis Bir. Ikan dan serangga kering juga dimakan. Salah satu budaya Zambia yang sudah mendarah daging dan sangat populer adalah jamuan makan.

Terbukti dari setiap ada acara sosial maupun pranikah selalu diberi suguhan barbekyu hingga prasmanan tradisional. Bagi kamu yang penasaran dan ingin mengetahui kuliner khas Zambia lebih dalam lagi.

1. Michopo

6 Kuliner Lezat Khas Zambia, Sekali Coba Langsung Bikin Jatuh Hati!  

Michopo merupakan kuliner khas Zambia berupa daging panggang. Daging yang digunakan berasal dari daging sapi dan daging kambing. Agar lebih lezat, michopo disajikan bersama dengan kentang, cabai, tomat, dan bawang.

Kuliner ini paling banyak ditemukan di bar karena sangat cocok dipasangkan dengan bir lokal yang dinamakan mosi.

2. Nshima

6 Kuliner Lezat Khas Zambia, Sekali Coba Langsung Bikin Jatuh Hati!  

Bahan utama untuk membuat kuliner ini adalah jagung yang sebelumnya telah diolah menjadi bubuk halus berwarna putih. Orang-orang lebih familiar menyebutnya mealie meal.

Mealie meal kemudian dicampur dengan air lalu dimasak hingga mendidih. Semakin banyak mealie meal yang digunakan, maka tekstur yang didapat akan semakin kental seperti seharusnya.

Tak perlu khawatir jika tidak ada mealie meal. Sebab kamu bisa menggantinya dengan ubi kayu, sorgum, dan milet. Nshima biasanya disajikan dengan daging, ikan, dan sayuran.

3. Ifinkubala

6 Kuliner Lezat Khas Zambia, Sekali Coba Langsung Bikin Jatuh Hati!  

Ifinkubala dalam bahasa Zambia berarti ulat. Ya, kamu tak salah membaca. Bahan utama kuliner ini memang berasal dari ulat.

Mula-mula ulat direbus terlebih dahulu selama beberapa menit kemudian digoreng menggunakan minyak panas. Setelah matang, ifinkubala disajikan dengan tomat dan bawang bombay agar cita rasanya lebih gurih dan nikmat.

4. Inswa

6 Kuliner Lezat Khas Zambia, Sekali Coba Langsung Bikin Jatuh Hati!  

Seperti halnya ifinkubalainswa juga merupakan salah satu kuliner unik khas Zambia. Kata inswa dalam bahasa Zambia berarti semut terbang. Hewan ini sangat mudah ditemukan di Zambia, apalagi setelah turun hujan.

Sebelum diolah menjadi hidangan yang nikmat, mula-mula sayap semut dilepas terlebih dahulu. Kemudian badannya digoreng di dalam minyak panas.

Memiliki kandungan protein yang berlimpah, biasanya masyarakat setempat menyajikan inswa sebagai camilan atau lauk nshima.

5. Vitumbuwa

6 Kuliner Lezat Khas Zambia, Sekali Coba Langsung Bikin Jatuh Hati!  

Vitumbuwa merupakan gorengan khas Zambia yang berbentuk bola-bola kecil. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kuliner ini terdiri dari tepung, gula, ragi, dan air.

Kamu dapat menemukan penjual vitumbuwa di pasar-pasar tradisional di Zambia. Kuliner ini paling nikmat disajikan saat minum teh lokal.

6. Chikanda

6 Kuliner Lezat Khas Zambia, Sekali Coba Langsung Bikin Jatuh Hati!  

Chikanda merupakan kuliner khas Zambia yang cocok dikonsumsi oleh para vegetarian. Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat kuliner ini terdiri dari umbi anggrek liar, soda kue, kacang tanah, dan cabai.

Bahan-bahan tersebut kemudian dimasak sampai teksturnya menyerupai daging cincang. Disajikan dalam keadaan panas atau dingin cita rasa chikanda tetap nikmat.

Kuliner khas Zambia sangat beragam dan aroma serta cita rasanya juga menggugah selera. Terlebih lagi sebagian besar kulinernya kaya dengan kandungan rempah-rempah. Gimana, udah bikin ngiler?

Zambia makanan pokok adalah jagung. Nshima merupakan komponen utama makanan Zambia dan terbuat dari jagung putih yang ditumbuk. Ini disajikan dengan “relish”, rebusan dan sayuran dan dimakan dengan tangan (sebaiknya tangan kanan).

Nshima dimakan saat makan siang dan makan malam. Nshima bisa dibuat di rumah, di warung makan dan di restoran. Dalam masyarakat tradisional, pembuatan nshima merupakan proses yang panjang, antara lain mengeringkan jagung, menyortir bijinya, menumbuknya dan terakhir memasaknya.