Deretan Hidangan Udang Terfavorite yang Ada di Wilayah Eropa

Deretan Hidangan Udang Terfavorite yang Ada di Wilayah Eropa

Deretan Hidangan Udang Terfavorite yang Ada di Wilayah Eropa – Udang adalah binatang yang hidup di perairan, khususnya sungai, laut, atau danau. Udang dapat ditemukan di hampir semua “genangan” air yang berukuran besar baik air tawar, air payau, maupun air asin pada kedalaman bervariasi, dari dekat permukaan hingga beberapa ribu meter di bawah permukaan.

Negara-negara di Eropa mempunyai banyak varian hidangan yang terbuat dari olahan udang dengan cita rasa menggugah selera. Beberapa negara yang paling terkenal akan menu olahan udangnya adalah Spanyol, Portugal, Yunani, dan Italia.

Dimasak dengan bumbu tradisional yang khas membuat hidangan tersebut memiliki rasa yang sangat autentik. Terdiri dari beberapa jenis masakan, mulai dari sup, panggang, hingga tumis, berikut lima hidangan dari olahan udang paling populer di benua Eropa.

1. Acorda de camarao
5 Olahan Udang Paling Populer di Eropa, Rasanya Bikin Nagih!

Acorda de camarao termasuk jenis hidangan seafood yang berasal dari negara Portugal. Sekilas, makanan ini mirip dengan shellfish bread soup yang juga populer di benua Eropa.

Acorda de camarao merupakan olahan udang yang dimasak dengan kuah kaldu kental yang terbuat dari beberapa bumbu dan rempah di antaranya ketumbar, bawang bombai, garam, minyak zaitun, dan lain-lain.

Sebelum dimasukan ke dalam kuah kaldu, kulit udang harus dipisahkan dari dagingnya terlebih dahulu. Acorda de camarao sangat nikmat jika disajikan ketika masih hangat.

2. Garides saganaki
5 Olahan Udang Paling Populer di Eropa, Rasanya Bikin Nagih!

Berkunjung ke Yunani jangan lupa mencicipi berbagai olahan udangnya yang sangat terkenal akan kelezatannya. Salah satu hidangan udang yang paling direkomendasikan untuk dicoba adalah garides saganaki yang merupakan menu paling klasik di Yunani.

Cara pembuatannya, udang ditumis terlebih dahulu kemudian disiram dengan saus tomat dan ditaburi keju feta yang telah dihancurkan.

3. Gambas al ajillo
5 Olahan Udang Paling Populer di Eropa, Rasanya Bikin Nagih!

Gambas al ajillo sangat mudah sekali dijumpai di banyak restoran yang terdapat di kota besar di Spanyol. Hidangan ini sering disajikan oleh masyarakat Spanyol sebagai menu pembuka dikarenakan memiliki porsi yang tidak terlalu besar.

Gambas al ajillo terdiri dari udang yang ditumis dengan minyak zaitun, perasan lemon, dan bawang putih. Setelah siap dimasak, gambas al ajillo akan ditaburi dengan daun peterseli yang telah dicincang sebagai hiasan.

4. Gambas a la plancha
5 Olahan Udang Paling Populer di Eropa, Rasanya Bikin Nagih!

Satu lagi olahan udang lezat yang berasal dari Spanyol, yaitu gambas a la plancha. Cara pembuatan hidangan ini cukup sederhana yakni udang dibumbui dengan garam kemudian dipanggang di atas bara api.

Setelah udang matang lalu beri sedikit perasan jeruk nipis serta lada hitam untuk menambah rasa. Gambas a la plancha sangat cocok disajikan sebagai makanan ringan pada acara-acara pesta seperti tahun baru sambil ditemani segelas bir dingin.

5. Skampi na buzara
5 Olahan Udang Paling Populer di Eropa, Rasanya Bikin Nagih!

Skampi na buzara dikenal dengan cita rasanya yang kaya akan bumbu karena dimasak dengan menggunakan banyak rempah-rempah. Untuk membuat hidangan ini kamu harus menyiapkan beberapa bahan di antaranya udang, bawang putih, minyak zaitun, wine, dan berbagai jenis rempah-rempah khas Kroasia.

Namun, beberapa versi dari skampi na buzara juga dicampurkan dengan daging kerang. Hidangan ini sangat mudah ditemukan di wilayah pesisir pantai di Kroasia.

anyak resep menggunakan udang dari berbagai kebudayaan: contoh jambalaya, okonomiyaki, poon choi, bagoong, dan scampi. Sama seperti  makanan laut lainnya, udang kaya akan kalsium dan protein tetapi rendah energi. Makanan yang bahan utamanya udang merupakan sumber kolesterol.

Sebagai tambahan, udang mengalami metamorfosis sempurna. Beberapa jenis udang pangan telah dibudidayakan di tambak, seperti udang galah, udang windu, dan udang vaname. Udang-udang konsumsi lainnya masih ditangkap langsung dari alam.