Beraneka Jenis Ramen yang Menjadi Makanan Favorit di Jepang

Beraneka Jenis Ramen yang Menjadi Makanan Favorit di Jepang

Beraneka Jenis Ramen yang Menjadi Makanan Favorit di Jepang – Ramen adalah masakan mi kuah Jepang yang berasal dari Tiongkok. Orang Jepang juga menyebut ramen sebagai chuka soba atau shina soba karena soba atau o-soba dalam bahasa Jepang sering juga berarti mi.

Ramen adalah sup mie yang pertama kali muncul di Jepang pada 1910-an, saat koki Cina membuat inovasi dengan menggabungkan mie dan kaldu asin yang gurih. Mie yang digunakan pada ramen ini berwarna kuning dan lebih kenyal daripada mie Jepang yang diproduksi pada saat itu. Pada 1958, nama ramen  diambil dari bahasa Cina yang berasal dari lamian yang berarti mie yang ditarik.

Sejak saat itu, ramen semakin populer sehingga Nissin Foods akhirnya memproduksi ramen instan pertama dengan kaldu rasa ayam yang disebut Chicken Ramen. Namun, seiring dengan perkembangan zaman yang semakin pesat, saat ini ramen tersedia dalam banyak versi kuah dan topping yang beragam.

1. Tonkotsu Ramen
7 Jenis Ramen khas Jepang Paling Favorit di 2021, Ada Aneka Topping!

Tonkotsu adalah jenis ramen yang terdiri dari kaldu babi, mie, kuning telur yang lembut, dan perut babi. Jenis ramen ini biasanya ditaburi dengan topping yang menyajikan berbagai tekstur, seperti daun bawang, acar rebung, rumput laut nori, dan jagung manis.

Kaldu dari tonkotsu biasanya dimasak menggunakan tulang babi dalam waktu yang sangat lama sampai kolagen dan lemak larut sehingga menghasilkan tekstur dari kuah ramen yang unik dan lembut.

Dalam beberapa tahun terakhir, mayu ditambahkan untuk menambah cita rasa dari ramen ini.

2. Miso Ramen
7 Jenis Ramen khas Jepang Paling Favorit di 2021, Ada Aneka Topping!

Miso adalah jenis ramen yang dibuat dengan memasak miso, kaldu, dan sayuran dalam wajan. Lalu, koki akan menambahkan dengan taoge, daging babi cincang, bawang putih, jagung manis, dan terkadang makanan laut lokal, seperti kepiting, kerang, dan cumi-cumi.

Jenis ramen ini ditemukan pada 1955 di Sapporo, saat seorang pelanggan di rumah mie Aji no Sanpei meminta koki untuk memasukkan mie ke dalam sup daging babi dan miso.

Sejak saat itu, Sapporo menjadi surga bagi para pencinta ramen dengan banyaknya restoran yang menyajikan hidangan tersebut.

3. Shoyu Ramen
7 Jenis Ramen khas Jepang Paling Favorit di 2021, Ada Aneka Topping!ilustrasi shoyu ramen (instagram.com/biwahayahidebai)

Shoyu adalah jenis ramen yang berbahan dasar kecap asin. Mie, kaldu, dan berbagai topping adalah tiga elemen penting yang harus ada dalam setiap mangkuk ramen di Jepang. Shoyu memiliki ciri khas kuah yang berwarna gelap dan asin yang membedakannya dengan jenis ramen yang lain.

Shoyu biasanya menggunakan kaldu daging atau makanan laut yang dicampur dengan kombu dashi dan kecap asin, serta mie gandum. Jenis ramen ini ditaburi daging babi rebus, acar rebung, kue ikan, dan telur rebus yang dipotong menjadi empat sebagai topping.

4. Shio Ramen
7 Jenis Ramen khas Jepang Paling Favorit di 2021, Ada Aneka Topping!

Shio adalah jenis ramen yang menggunakan garam sebagai bumbu utama dalam kaldu. Meskipun kadang-kadang daging babi ditambahkan, tetapi kebanyakan koki menggunakan kaldu yang terbuat dari makanan laut atau ayam sehingga lebih bening dengan rasa asin yang kuat.

Pada jenis ramen ini kaldu biasanya dipasangkan dengan mie lurus atau tipis, serta dilengkapi dengan perut babi ala Jepang yang disebut chashu, daun bawang, telur rebus, dan rumput laut wakame.

Karena penggunaan garam dalam kaldu, shio dianggap sebagai versi ramen tertua di Jepang, lho.

5. Hakata Ramen
7 Jenis Ramen khas Jepang Paling Favorit di 2021, Ada Aneka Topping!

Berasal dari Fukuoka, hakata adalah salah satu jenis ramen yang terkenal di Jepang. Kaldu dari ramen ini terbuat dari tulang babi yang dimasak dalam waktu yang sangat lama serta biasanya dibumbui dengan garam, kecap khas Jepang, dan pasta miso.

Hakata disajikan dengan topping yang beragam seperti chashu, daun bawang cincang, sawi pedas, jamur kuping kayu, acar jahe, bawang putih, tauge, mayu, dan biji wijen yang dihancurkan.

Nama ramen ini berasal dari bekas kota pelabuhan dan kawasan pedagang, Hakata.

6. Wakayama Ramen
7 Jenis Ramen khas Jepang Paling Favorit di 2021, Ada Aneka Topping!

Wakayama sering digambarkan sebagai ramen ala Tokyo yang disajikan dalam kaldu tokushima. Mie yang digunakan pada ramen ini biasanya tipis dan lurus, sedangkan kuahnya bisa bening atau rasa kecap — shako-mae style atau bisa terdiri dari kombinasi dasar tonkotsu yang menggunakan kaldu babi dan kecap khas Jepang.

Iga babi adalah salah satu bahan tambahan yang paling umum dalam jenis ramen ini. Di Jepang, ramen wakayama sering disajikan dengan sushi yang disesuaikan dengan selera setiap pelanggan. Saat selesai, pelanggan akan memberi tahu staf berapa banyak sushi yang mereka konsumsi.

7. Tokushima Ramen
7 Jenis Ramen khas Jepang Paling Favorit di 2021, Ada Aneka Topping!

Tokushima adalah jenis ramen yang populer di kancah mie Jepang pada 1999, saat disajikan di sebuah pameran di Museum Ramen Shin-Yokohama. Pada jenis ramen ini, kaldu bisa berwarna cokelat, kuning, atau putih, tergantung pada bahan dasar yang digunakan pada kaldu — tulang babi, tulang ayam, dan sayuran biasanya digunakan.

Namun, yang paling umum, kuahnya akan berwarna cokelat tua dengan cita rasa yang kaya dan unik pada ramen. Sebagian besar jenis ramen ini disajikan dengan telur mentah, daun bawang, taoge, dan nasi di sampingnya.

Meskipun kebanyakan dari jenis ramen di atas menggunakan kaldu babi, tetapi beberapa restoran di Jepang juga menyajikan ramen dengan kaldu ayam atau makanan laut, lho. Bahkan topping ramen yang beragam saat ini bisa disesuaikan dengan selera pelanggan.

Menurut catatan sejarah Tokugawa Mitsukuni (Mito Komon) sering disebut sebagai orang Jepang yang pertama kali makan ramen. Masakan mi kuah ala Cina pertama kali dihidangkan untuk Tokugawa Mitsukuni. Pembuatnya adalah seorang ilmuwan Konghucu dalam pengasingan dari Dinasti Ming yang diundang untuk datang ke Domain Mito.

Ramen diperkirakan mulai dinikmati rakyat banyak pada zaman dahulu. Pada waktu itu, ramen sudah masuk ke dalam menu berbagai rumah makan di kawasan permukiman keturunan Tionghoa di Kobe dan Yokohama. Setelah itu, pada zaman Taisho, penjual mi di Hokkaido sudah menjual ramen seperti ramen yang dikenal orang sekarang ini.