Beragam Sate lezat Khas Sulawesi yang Eksistensinya Mendunia

Beragam Sate lezat Khas Sulawesi yang Eksistensinya Mendunia

Beragam Sate lezat Khas Sulawesi yang Eksistensinya Mendunia – Sate atau  satai adalah makanan yang terbuat dari daging yang dipotong kecil-kecil dan ditusuk sedemikian rupa dengan tusukan lidi tulang daun kelapa atau bambu, kemudian dipanggang menggunakan bara arang kayu.

Sate disajikan dengan berbagai macam bumbu yang bergantung pada variasi resep sate. Daging yang dijadikan sate antara lain daging ayam, kambing, domba,  sapi, babi, kelinci, kuda, dan lain-lain. Hampir seluruh wilayah di Indonesia mempunyai sate dengan ciri khas masing-masing.

Sate padang misalnya; identik berbumbu lembut yang diberi campuran tepung beras. Ada lagi sate lilit yang dagingnya harus dicincang terlebih dahulu sebelum ditusukkan ke tusukan sate. Jika sate padang berasal dari Sumatera Barat, sate lilit dari Bali.

1. Sate pokea
6 Sate Khas Sulawesi yang Sensasi Lezatnya Mampu Menggugah Selera

Sate pokea terkenal sekali di Kendari, Sulawesi Tenggara. Sate berbumbu kacang ini terbuat dari kerang hijau yang telah dipisahkan dari cangkangnya. Keunikan sate ini yaitu dinikmati bersama legitnya gogos, lemper bakar khas Sulawesi yang memiliki isi identik tumis ikan suwir.

2. Sate tuna
6 Sate Khas Sulawesi yang Sensasi Lezatnya Mampu Menggugah Selera

Sate khas Gorontalo terbilang istimewa karena terbuat dari ikan tuna. Tekstur daging ikan tuna yang berciri khas membuat sate ini bisa disandingkan dengan bumbu kacang ataupun bumbu kecap.

Bagi kamu yang doyan makan pedas, lezatnya sate tuna jadi berkali lipat ketika disantap bersamaan dengan irisan cabai rawit dalam jumlah yang banyak. Yuk, buktikan!

3. Sate ragey
6 Sate Khas Sulawesi yang Sensasi Lezatnya Mampu Menggugah Selera

Ketika kamu pelesiran ke Sulawesi Utara, jangan penasaran dengan kenikmatan paniki ataupun tinorangsak saja! Bagi kamu yang mengonsumsi daging babi, mesti jajal sate ragey yang terkenal unik dan enak.

Sate ragey sendiri berbahan dasar dari daging babi. Keunikan sate ini terletak dari ukuran dagingnya yang lumayan besar karena mengikutsertakan lemak di dalamnya. Sate ragey juga dilengkapi sambal khas Manado.

4. Sate tambulinas
6 Sate Khas Sulawesi yang Sensasi Lezatnya Mampu Menggugah Selera

Umumnya sate saat sudah matang disajikan bersama bumbu kacang ataupun kecap, sate tambulinas telah dibumbui dengan racikan bumbu khusus saat dipanggang sehingga ketika sate sudah matang siap disantap.

Bahan dasar sate tambulinas sendiri umumnya menggunakan daging sapi. Teman terbaik untuk mendampingi sate tambulinas bisa nasi putih ataupun lontong.

5. Sate kolombi
6 Sate Khas Sulawesi yang Sensasi Lezatnya Mampu Menggugah Selera

Ada lagi nih sate khas Sulawesi Utara yang mesti kamu cicipi yakni sate kolombi. Sate ini terbuat dari keong sawah yang dibumbui menggunakan bumbu ikan bakar. Rasanya menarik di lidah, bikin semangat melahapnya apalagi jika dikunyah bersama nasi putih hangat.

6. Sate garo
6 Sate Khas Sulawesi yang Sensasi Lezatnya Mampu Menggugah Selera

Sate garo juga cukup terkenal di Sulawesi. Sate ini dapat dibuat menggunakan daging babi maupun daging sapi. Keunikan sate ini tidak sebatas bumbunya yang diracik dari bermacam rempah, tapi juga disajikan tanpa tusukan.

Wah, ternyata Sulawesi punya bermacam sate unik dan enak ya! Bila melipir ke Sulawesi, sempatkan untuk menjajal satu per satu dari enam sate yang telah disebutkan tadi ya.

Sate diketahui berasal dari Jawa, Indonesia, dan dapat ditemukan di mana saja di Indonesia dan telah dianggap sebagai salah satu masakan nasional Indonesia. Sate juga populer di negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand. Sate juga populer di Belanda karena dipengaruhi masakan Indonesia yang dulu merupakan koloninya.

Sate adalah hidangan yang sangat populer di Indonesia; dengan berbagai suku bangsa dan tradisi seni memasak (lihat Masakan Indonesia) telah menghasilkan berbagai jenis sate. Di Indonesia, sate dapat diperoleh dari pedagang sate keliling, pedagang kaki lima di warung tepi jalan, hingga di restoran kelas atas, serta kerap disajikan dalam pesta dan kenduri.