Apa Itu Food Bank dan Bagaimana Ciri Khas Nya

Apa Itu Food Bank dan Bagaimana Ciri Khas Nya

Apa Itu Food Bank dan Bagaimana Ciri Khas Nya – Bank makanan (Inggris: food bank) adalah tempat di mana makanan ditawarkan kepada badan-badan nirlaba untuk dibagikan kepada orang tidak mampu secara cuma-cuma (dengan syarat kerja sukarela). Baru-baru ini laporan menyebut bahwa jumlah orang yang bergantung pada bank makanan atau food bank semakin meningkat di tengah pandemik COVID-19.

Hal ini terjadi karena perekonomian orang-orang tersebut tertekan sebagai dampak dari wabah virus corona.

Bank makanan biasanya mendapat makanan dari toko serba ada dan sumbangan dari masyarakat, biasanya menjelang liburan Thanksgiving. Salah satu peningkatan penggunaan food bank terlihat di Inggris. Menurut The Guardian pada Minggu (21/3/2021), lebih dari sembilan dari 10 dewan distrik yang mewakili kota besar, kota kecil dan daerah perkotaan di seluruh Inggris, Dilansir dari Fafaslot APK telah melaporkan peningkatan penggunaan bank makanan pada tahun lalu.

Lalu, apa sebenarnya food bank dan mengapa orang-orang bergantung kepadanya?

1. Pengertian food bank
Banyak yang Bergantung saat Pandemik, Apa Itu Food Bank?

Menurut Food Poverty UK, food bank adalah tempat di mana makanan ditawarkan kepada badan-badan nirlaba untuk dibagikan kepada orang tidak mampu secara cuma-cuma (dengan syarat kerja sukarela).di Amerika Serikat (AS) pada tahun 1967, dan sejak itu ribuan organisasi telah didirikan di seluruh dunia. Di Eropa sendiri saat ini jumlah food bank telah berkembang pesat sejak tahun 2006. Bahkan peningkatannya lebih cepat sejak krisis ekonomi global dan meski sistem kesejahteraan wilayah sangat ekstensif.

2. Ragam food bank di AS
Banyak yang Bergantung saat Pandemik, Apa Itu Food Bank?

Menurut Feeding America, bank makanan di AS sangat beraneka, terdiri dari operasi kecil yang menanggapi orang-orang yang tersebar di daerah pedesaan yang luas hingga fasilitas yang sangat besar yang menyimpan dan menyebarkan jutaan pon makanan setiap tahun, dan segala sesuatu lain yang dibutuhkan.

Lembaga itu juga menjelaskan bahwa berbagai faktor mempengaruhi cara kerja bank makanan, dari ukuran fasilitas hingga jumlah anggota staf.

“Tapi, satu kesamaan yang dimiliki semua bank makanan adalah bahwa mereka bergantung pada donor dan sukarelawan untuk menjalankan operasi sehari-hari mereka,” menurut lembaga itu di situs resmi mereka.

3. Sejarah food banks
Banyak yang Bergantung saat Pandemik, Apa Itu Food Bank?

Konsep food banking dikembangkan oleh John van Hengel di Phoenix, Arizona pada akhir 1960-an. Van Hengel, yang seorang pensiunan pengusaha, menjadi sukarelawan di dapur umum, mencoba menyediakan makanan untuk disajikan kepada orang yang lapar.

Ide menciptakan food bank itu ia peroleh ketika melihat seorang ibu yang sering mencari makanan di tempat sampah. Melihat itu ia menawarkan orang-orang untuk menyediakan tempat bagi makanan yang masih layak namun tak lagi diinginkan agar bisa diambil oleh orang-orang yang kelaparan. Konsepnya mirip seperti cara “bank” menyimpan uang untuk digunakan di masa depan. Dari situ lahirlah industri food bank.

Van Hengel mendirikan Bank Makanan St. Mary di Phoenix, Arizona sebagai bank makanan pertama di negara itu. Pada tahun awalnya, van Hengel dan tim relawannya mendistribusikan 275 ribu pon makanan kepada orang-orang yang membutuhkan. Berita tentang kesuksesan bank makanan dengan cepat menyebar dan pada 1977 bank makanan telah didirikan di 18 kota di seluruh negeri.

Ketika jumlah bank makanan mulai meningkat, van Hengel mendirikan organisasi nasional untuk bank makanan dan pada 1979 ia mendirikan Second Harvest, yang kemudian disebut America’s Second Harvest the Nation’s Food Bank Network. Pada 2008, jaringan tersebut berganti nama menjadi Feeding America untuk lebih mencerminkan misi organisasi.